Menjelajahi Candi Prambanan, Candi Hindu Terbesar di Indonesia

Candi Prambanan merupakan sebuah candi yang menjadi warisan dunia yang ada di Indonesia. Bangunan yang tersusun dari bebatuan andesit gunung Merapi ini tak pernah sepi dari pengunjung. Setiap harinya banyak pengunjung baik dari dalam maupun luar negeri yang datang untuk menyaksikan bangunan megah ini. Dibangun pada abad ke-9 oleh Wangsa Sanjaya dari Kerajaan Mataram Kuno, Candi Prambanan masih berdiri dengan gagahnya hingga sekarang.

Bagi para wisatawan yang menyukai kegiatan luar ruangan, berkunjung ke Candi Prambanan dan menjelajahinya merupakan sebuah keharusan jika sedang berkunjung atau berlibur di Yogyakarta. Wisatawan dapat berwisata menikmati alam sambil memandang keagungan candi Hindu ini sekaligus belajar sejarah nusantara. Dijamin para wisatawan akan betah berlama-lama berada di kawasan candi ini.

Bagi para pengunjung yang ingin berlibur di Candi Prambanan mereka dapat menuju ke Kecamatan Prambanan, Klaten Jawa Tengah. Keunikan candi ini selain bangunanya yang indah, lokasi candi ini juga unik karena berada di tengah-tengah Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah. Pintu masuk kawasan candi berada di Klaten sedangan lokasi candi sendiri berada di Kabupaten Sleman.

Petualangan dimulai dari pintu masuk atau loket Prambanan, wisatawan akan berjalan sekitar 500 meter menuju kawasan utama Candi Prambanan. Sebelum menuju lokasi wisatawan dapat berfoto terlebih dahulu di tempat yang telah disediakan yaitu oleh pengelola kawasan wisata. Dari titik ini latar Candi Prambanan akan tampak secara keseluruhan dan akan tampak indah saat berada di dalam foto.

Melangkah di dalam kawasan utama Candi Prambanan, wisatawan dapat melihat secara dekat candi-candi yang tersusun rapi di dlam kawasan. Terdapat 3 candi utama yang merupakan pralambang Trimurti yaitu Shiwa, Brama dan Wisnu. Candi Shiwa yang berada ditengah-tengah merupakan candi terbesar di kawsan tersebut. Diapit oleh Candi Brahma dan Candi Wisnu. Di depan ketiga candi tersebut terdapat candi yang berukuran lebih kecil yang merupakan candi bagi kendaraan mereka bertiga. Di sekitar candi terdapat sekitar dua ratus candi kecil yang merupakan candi pendamping.

Di dalam candi, wisatawan bisa masuk di dalam ruangan dan melihat arca dewa-dewa dalam agama Hindu. Mendaki anak tangga dan memasuki ruangan kemudian melihat arca yang berusia ratusan tahun merupakan pengalaman yang akan sangat berkesan. Setelah itu pengunjung dapat berkeliling candi dan meliha relief-relief yang berisikan kisah Mahabarata yang legendaris dan juga kisah mengenai Krisna.

Jika telah puas menikmati kemgahan dan keindahan candi, para wisatawan bisa langsung menuju pintu keluar candi dan berjalan sekitar satu kilometer atau dapat meneruskan perjalanan menuju candi lainnya yang masih berada di satu komplek candi seperti Candi Sewu atau Candi Bubrah yang lokasinya berdekatan dan bisa menjadi paket wisata Jogja.